Terbiasa menyamarkan dengan tersirat, hingga terasa sulit membuat nyata dalam tersurat. Entah enggan,entah segan ataupun sungkan. Atau mungkin aq lebih nyaman, hanya bisa menorehkan lewat rentetan imajinasi. Terasa lega tak berbatas dalam kata, terpenjara tak bebas dalam ucap. Segala kontradiksi adalah ciri khas. Setiap kecamuk adalah seni.
Dimensi hati dalam frekuensi yg sama srg dirasakan. Kongruennya pemikiran dalam ruang yg berbeda. Selalu ada persinggungan antara keberadaan qt. Berjuang tuk menyatukan, berusaha tuk mewujudkan. Tak kan mudah, tp tak ada yg sulit.
Ku titipkan gemuruh harapan dalam genggaman KuasaNya, ku letakkan tumpukan asa dalam cengkraman RidhoNya. Walau diri tersungkur, merasa tak pantas,KasihMu yg menyadarkan.