Rabu, 26 November 2014

Sahabat







Riuh suara tawa canda dan duka gelisah, ikut menghiasi  bingkai kebersamaan kita…
Saling mengerti, memahami, dan memaklumi tlah qt pelajari bersama,
Pasang surut emosi ikut menambah kepekaan perasaan qt
Terlalu banyak kenangan yg terpotret dlm sanubari
Terlalu sering waktu mnguntai cerita diantara kita,
Terlalu cepat perpisahan ini menyapa kita…
Belum sempat mata beradu pandang, bayang kalian perlahan mulai menjauh…
Walau raga tak mampu bertemu, namun biarkan sepenggal suara dan kata2 kukuh memeluk eratnya persahabatan bahkan persaudaraan ini…

Selasa, 25 November 2014

Bandung Selalu di Hati

Tuhan menciptakan Tanah Priangan tatkala sedang tersenyum (MAW Brouwer).
Ya, Bandung dengan sejuta pesonanya selalu membuat rindu.  Bandung yang mempertemukan , Bandung pula yang memisahkan.
http://www.klik-galamedia.com/2014-11-24/kota-bandung-diposisi-21-kota-terbaik-wisata-terpopuler-dunia

Kumpulan Wejangan Abah

Allah menunjukkan dua jalan, jalan yang menanjak tajam dan penuh tetapi ujungnya adalah syurga yang seluas langit dan bumi. Dan jalan yang menurun lagi bertabur bungan namun ujungnya menanti neraka yang menyala-nyala, tapi mengapa kebanyakan manusia memilih jalan yang menurun??

Bukankah rezeki yang sedikit itu lebih berguna daripada banyak namun justru membuat lupa pada Allah??

Wanita itu tak menolak walaupun dia mengatakan belum punya pekerjaan tetap, yang dimiliki hanya sedikit cinta dan segumpal tekad untuk bertanggung jawab.

Prinsip pertaruhan itu cerminan otak kanan, otak yang tak berhenti berkreasi. Otak kanan bergaya spekulatif. Otak wirausahawan yang ambisius dan slalu memikirkan langkah-langkah brilian demi keuntungan usaha.

Bukankah kesuksesan seseorang karena berbagai trial and error, bangkit dan bangkrut, belajar dari kesalahan yang menuntut pengorbanan, dan semua itu disebut RESIKO.

Kita tak pernah sadar diri kita berubah, perubahan adalah kemestian karena tidak ada yang statis di dunia ini.

Hanya sisa waktu yang belum terjadi inilah yang patut kita rawat baik-baik agar tidak menjadi kesia-siaan.

Seorang pendaki tak mungkin berhenti di tengah jalan dalam pendakiannya. Ia harus tetap berusaha tak kenal lelah untuk mencapai puncak gunung. Untuk itulah, pengorbanan seorang pendaki tak pernah setengah-setengah, ia total dalam bekerja kerasdan bertawakal karena tak ingin mati konyol di tengah jalan.

Ceuk kolot bahela mah, hirup pinuh dodoja teh lir ibarat lempang nanjak, engke mun geus nepi ka puncak sok manggih pamandangan enak. #Doel Sumbang

Atuh sugan isuk pageto hirup urang jadi caang deui, da urang mah ukur ikhiar, hasil heunteu na mah sanggakeun wae ka nu Kagungan, tong jadi dendam,tong jadi kiruh hate, bisi hirup beuki hese. #Doel Sumbang

Senin, 24 November 2014

Munajat Cinta


Ya Allah, berkahilah aku dalam ikhtiar untuk menjemput jodoh yang tertakdir untukku. Cukupkan kami bahwa hanya Engkau yang menjadi penjawab segala tanya dan penenang hatiku. Aku meyakini bahwa cinta itu datangnya dariMu, Allah. Dan akan Engkau hadirkan cinta itu untuk seseorang yang namanya sudah Engkau tulis di Lauhul Mahfuzh. Ya Allah,,,jikalau dia yang sedang ada dalam hatiku sekarang ini memanglah bukan yang Engkau takdirkan untukku, maka musnahkan dan buang perasaan itu, agar tak semakin mengotori hati dan pikiranku, terutama agar membuatMu murka karenanya. Namun, jikalau dia memang yang Engkau takdirkan untukku, berikanlah kesabaran dan kekuatan dalam menghimpun keterserakan antara kami berdua. Berikanlah keyakinan, kesetiaan, lalu keberanian pada hati kami berdua. Ya Allah,,, jikalau suatu saat aku bertemu dengan ia yang Engkau takdirkan untukku, yakinkan aku dengan membuat hatiku tidak tertarik kepada pria manapun dan tidak goyah karena alasan apapun. Ya Allah,, yakinkan hatiku dengan kesiapan, kerelaan, dan keberanian untuk saling membuka, menerima, dan menutup aib pada diri kami berdua. Yakinkan hatiku dengan membuat aku untuk tidak mencari-cari celah kekurangannya, seperti yang selama ini aku lakukan atas dasar penjagaan sesuai apa yang memang seharusnya. Ya Allah,, yakinkan hatiku... Yakinkan hatiku dengan keyakinan atasMu yang lebih dari segalanya, agar tak mendahului apa yang telah Engkau tata, agar tak membuatMu murka atau RasulMu menitikkan air mata, atas apa yang tidak seharusnya. Aku tak mau meminta segera, karena itu berarti aku telah memaksa Engkau untuk merombak yang sudah digariskan ketetapanNya. Aku juga tak mau berdoa secepatnya, karena siapa tahu saja aku telah mengatasnamakan niatan suci padahal mengenyampingkannya karena nafsu belaka. Aku tak mau meminta segera atau secepatnya karena itu tergesa-gesa dan seolah memaksa. Aku hanya meminta kepadaMu untuk memberikan kesiapan dan kerelaan menerima atas apa yang Kau gariskan. #Noor

Elegi Si Keledai dan Sang Mentari


Pahit memang tapi harus ditelan, sulit memang kertas itu rapi, tapi bukan hal yang tidak mungkin, itulah yang setidaknya selalu diajarkan sejarah, menengok ke belakang untuk melangkah ke depan.

Berapa kali kau menengok,tapi langkahmu tak pernah maju. Bayang mana yang kau lepas, bayang itu pula yang terus membuntutimu.

Aku memang nampak seperti keledai, jatuh lagi jatuh lagi, kerikil ini yang membuat aku jatuh. Seperti halnya petualang alam, dia suka gunung,sunset, sunrise. Dia akan selalu merindukan rumah untuk kembali. Bayang-bayang akan hilang seiring mentari lebih bersinar.

Cukup tau, melepas bayangan bukan berarti menggengggam sang nyata... Sinar selalu berusaha menerangi tapi bayang hadir menyuguhkan fana.

Sang nyata sedang aku perjuangkan, dengan menikmati "hukuman" mentari yang  mendung. Apakah mentari akan mendung selamanya atau menyinari lahan lain? Keledai akan selalu mencari mentari.

Buai sang fana melenakan, nampak menyuguhkan fatamorgana atas terangnya sang mentari.

Aku akan memilih yang nyata, karenan bayangan hanya menawarkan fana belaka. Jika sang nyata mencabut hukuman. Sabar, itu saja yang dilakukan sang kedelai. Mudah-mudahan keledai tak mengenal lelah, sampai mentari benar menyinari, atau tidak kembali. Keledai memang bodoh, tapi dia punya sesuatu yang harus dikejar.

Lelah pun tak ada yang melarang,

Ada "hati" yang melarang lelah, ada asa yang harus dikejar dan dipertaruhkan.

Semoga sinarmu dapat kau temukan,,,bukan sekedar bayang lagi.

Sinarnya ada di mentari yang sedang dikejar keledai. Apakah mentari mengharapkan keledai lelah?? Mudah-mudahan tidak.

Mentari tak tau lagi sinarnya dimana.

Sudikah mentari memberikan mandat pada keledai untuk mencari sinar itu?? Aku tau mentari mendung,, Sinar mentari tidak akan redup. Selamat tidur mentari... Keledai selalu mencari sinar itu,,meskipun matahari telah redup... Keledai akan mencari ke bulan meskipun malam.

Minggu, 23 November 2014

Rangkaian Kata dari Sebuah Nama



I_ngin qu sllu trsnyum
S_aat kau hibur aqu
U_ntukmu sgala rasa dlm hatiqu
S_hingga sulit bagiqu mlpkn drimu

Y_ang ku harap hanyalah satu
U_kirlah aq dlm memori hdupmu
S_ematkan cinta keabadian di hati
R_engkuh aq dlm hngatnya dkpnmu
I_kat qu dg rasa ksh syg yg tulus &
N_ama indahmu itulah,
A_kan mnjd ukiran dstiap kata yg qu rgkai untukmu


I_mpian itu hadir dlm benak
S_eolah mmberi qu isyarat
U_ngkap rasa dlm nyata
S_esekali qu brtanya

Y_akinkah aq dg sgala angan2 itu?
U_ntukmu qu menunggu,,
S_obekan luka tak prnah qu hiraukan
R_apuhnya hati ini tak lagi qu pedulikan
I_mpian2 trus mmbyangiqu
N_amun kuatkah aq??
A_ndai impian itu hnya sbuah rasayg tmbuh dlm angan belaka



I_nilah hidup
S_eolah permainan
U_kirannya dbentuk dlm pnrma indah
S_eakan mmbuai diri mnjdi terlena

N_amun teramat bodoh lah qt
U_mpama hnyut dlm prmainannya
R_etaknya sbuah iman
A_kbt dr qt trlalu mncntai dnia
S_hngga tak akan ada lagi
I_mpian mncpai syurga
H_anya kepingan penyesalan yg tersisa


I_zinkah qu tuk mnjangkau
S_bongkah asa di atas awan
U_sai sudah qu halau
S_tiap episode yg brkpnjgn

Y_akin hati pd sgla alur crtaNya
U_ngkap makna pmbljrn hdup
S_yukur mlingkupi dlm kesahajaan diri
R_aih barakah smpurnakan kbhgyn sjti
I_khtiar dan tawakal tak lepas mengiringi
N_iat tulus muhasabah diri
A_khiri 2011 dan siapkan lembaran baru 2012 tuk diisi



I_ngatkah kau akan diriqu
S_aat qu teteskan air mata rindu
U_ntukmu qu rela menahan perih
S_prti tak pernah lelah

N_amun qu ttp brtahan
U_cap kata tanya dlm hati
R_esahkah engkau akan diriqu?
A_ndai tak ada lagi sebersit rasa
S_eiring putaran waktu
I_zinkan qu tuk sjnk ungkapkan kata
H_anya kau lah yg mmpu mengukir crta indah dlm hdpqu


I_ndah q rasa
S_aat q mngnl mu
U_kir lah aq dhti mu
S_prti aq yg mngukir indh dirimu dlm relung hti q

N_ama mu sllu trukir dlm hati ni
U_sah kau ragukan itu
R_asa yg trcurah utkmu
A_kan sllu mengisi
S_gala rasa antara qt
I_ngin qu ttg mu
H_anya satu...

I_ngin q rengkuh jiwa mu
S_eolah hny aq yg sngt pntas
U_ntk hdp yg djlni saat nie
S_mpai khdupn stlh qt mti kelak

N_ampak bgtu indah yg kau suguhkan
U_mpama ketulusan hati yg brsinar
R_engkuhanmu kan qu sambut pnh khangatan...

I_katn appn dlm hdup
S_prt atap yg mmbtuhkn pnyngga
U_tuh krn kshsyng,&
S_mpurna krna cinta

I_mpianmu hrpnq
S_nyummu bhgiaq
U_capmu smngtq
S_edihmu duka q

N_iat tulus sllu menyelimuti
U_ntaian kasihn sayang berkepanjangan
R_asa terpatri dlm hati

N_yata terasa
U_tuh menjelma
R_apuh tnpamu
A_dlh akhir cerita
S_ungguh tak kuasa
I_mpian indah
H_ancur seketika

I_rama khdpn brbaur dstiap crt qt
S_yahdu terasa brMkna dlm jw
U_kiran stiap rasa yg ad
S_nggup kokohkan niat hati


I_zinkan qu tuk singgah dihatimu
S_ejenak namun teramat berarti bagiqu
U_lurkan cnta kasihmu
S_lama kau mampu mmberikannya padaqu

I_nikah jln hdp qt
S_aling menjaga & menerima
U_mpama atap dan tiang penyangga
S_lg menguatkan krn ada cinta

I_npirasi dirimu bagiqu
S_eakan menguak asa dalam jiwa
U_ntuk menggapai sgala angan
S_udikah kau menemai qu utk meraihnya???


I_risan luka dlm hati
S_ulit tuk terobati
U_tuhnya skp egois
S_lalu mnjdi tombak prmslhn diri


I_rama hati kian menghanyutkan
S_mkn qu tak snggup mmbendungnya
U_ngkap rasa dlm hati
S_ungguh btpa qu menyayangimu

I_ba hati ini dstiap kesedihan
S_erpihan luka menyayat hati
U_jian, entah kpn brakhirnya
S_abar dan bertawakal pd yg Maha Sempurna itulah kkuatan qt

I_stimewanya dirimu dlm hdpqu
S_eakan terus memberikan warna2 indah
U_rat nadimu mengikat jiwa qu
S_etiap pori2 kecilqu berisikan cinta kasih untukmu


I_zinkan qu tuk menguntai asa brsamamu,
S_ebelum wktu seolah tak memihak lg pada qu.
U_kiran makna ttg hadirnya dirimu,
S_esuatu yg teramat sangat "sesuatu" bagiqu...


Izinkan qu tuk bersandar
Selama wktu trus berputar
Untukmu qu brdiri tegar
Sampai mata ini tak lagi melihat fajar


Isak tangis tak terbendung
Serpihan luka menorehkan kesedihan
Ujian yg tak pnrh terhenti
Sulit ayunkan lgkh tuk menepi

Nampak suram raut wajah khdpn
Umpama glp malam tiada sinar
Remuknya jiwa krna hlgnya KEIMANAN

Celoteh Suka-suka

Tak terucap,tak tersampaikan,tak nampak,namun terasa...
Sungguh mengena apa yang disampaikannya...
Berbobot,bermakna,tepat sasaran...
 

Sedikit banyak telah mewarnai...
Layak tuk dihargai...
Terbingkai dalam sanubari...
Nantikan tuk kembali lagi...
Disini,,,di tempat ini...
 
Tak mau mempersulit orang lain,,,karena pernah merasakan sulitnya juga...
Sekedar ingin memberikan yang terbaik untuk mereka....
Terenyuh dengan penantian yang ditunggu,,,Sanjungan tulus terlontar melingkupi...
Tak usah ada ragu bila tak ada semu...
Bismillah... ^_^

Iba hati ini di setiap kesedihan,
Serpihan luka menyayat hati...
Ujian, entah kapan brakhirnya,
Sabar dan bertawakal pada yang Maha Sempurna itulah kekuatan kita...

Izinkan ku tuk menguntai asa bersamamu,
Sebelum waktu seolah tak memihak lagi pada ku.
Ukiran makna tentang hadirnya dirimu,
Sesuatu yang teramat sangat "sesuatu" bagiku...
Dan awal pun akan segera dimulai...
Akhir yang belum berhenti...

Segala ke'aku'anku melebur dalam kebersamaan yang tak terelakkan,,,
Semakin menciutkan keegoan yang melambung tak tersampaikan...

Tahu,mengerti,tapi tak peduli.
Sisi positif yang terselubung dalam sisi negatif yang membentengi...
 
Semua bermula dari hati. Ketika hati jernih ,ada kesiapan untuk belajar lebih banyak, ada semangat yang besar untuk menambah ilmu, ada hasrat yang kuat untuk memberikan yang terbaik untuk semua orang. Ada ruh berbagi yang dahsyat, berbagi senyum yang tulus, berbagi wajah yang mnis, berbagi kelembutan kata, dan berbagi kebenaran. Hati yang jernih ibarat lampu kaca. Ia memancarkan cahaya yang diletakkan Allah dalam nurani tiap insan. Dan ilmu adalah cahaya, maka setelah hati yang jernih ada ilmu yang menerangi.
#Berawal dari hati

Biarkan aku menepi di persinggahan lelahmu...
Mencoba menyeka peluh rasamu...
Bertahan tuk menopang ketiadaberdayaanmu...
Menguatkan segala asa di benak ku...
Yang tercermin dari segala doa tulus tiada henti untukku,,,

Berusaha untuk meyakini,,,
Belajar untuk menerima...

Air mata penuh makna dan tawa yang tersirat selalu melingkupi kebersamaan...
Dalam malam yang hening, tersingkap keakraban samarkan jarak...
Keresahan kala waktu dulu menjelma menjadi semarak keharmonisan rasa saat ini...
Malam,slalu temani aku hingga terlelap.... Pagi,sambut aku dalam hangatnya mentari...


*setitik ktdknymanan trkikis olh sebelanga ktulusan...

Jadikan sebagai penyulut yang terus menyala...
Jangan pernah padam dalam terangnya cahaya,,,

Tetap saja hati ikut terlibat...
Berusaha saling menghargai,,,cobalah lebih bijak dalam setiap kata yang terujar...
Dulu dan sekarang tidaklah sama...

Di kala sendu,mendengar suaramu maupun kata yang terlontar darimu slalu membuat ku tak kuasa untuk menahan haru...
Maafkan atas tangis dalam setiap lemahku...

Baru sempat ku berbisik,,,namun sapa hangatmu tlah lebih dulu singgah... Biar ku dekap lembutmu, simpan dalam rasa tak bertepi...

Tak semestinya aku menuntut lebih tuk menitipkan harap yang massh semu padamu,,, Tapi seharusnya ku rangkai doa tulus yang sejati untukmu...
#IBU

Semakin mengerti karakter yang terbentuk... Duniamu berbeda,cukup tahu saja... Usah kau hanyut dalam arus yang tak sejalan. Hati terdalam mulai tersayat,linangan air mata tak cukup hapuskan khilaf... Penyesalan tak berujung menuntun pada kedewasaan yang belum terjangkau...

Selalu diingat,dicukupi,dijaga, dipilihkan yang trbaik...
Itulah kasih sayang orang tua...
Di saat ku lengah, sapa dan tegurmu pun menghampiri...

Semakin menyadari kelalaian diri,,,
Coba berusaha menangkal kesalahan yang sama...
Ya Rabb,,,Teriring sgla doa atas diriku sepenuhnya dan keluarga seutuhnya yang slalu mendampingi....

Satu per satu bongkahan keyakinan ditata tuk menguatkan pondasi harapan...
Mengalun simfoni kehidupan diantara hiruk pikuk ketidakpastian...
Mengantarkan diri menuju dunia yang akan dipijak... Membuat tersadar akan kealfaan diri yang begitu dalam...

Perasaan antara kita memang unik,pantas saja bila ada yang mengusik...
Sapaan yang menarik walau kadang terasa menusuk...

Dari setiap kata yang terlontar, ku bisa merasakan apa yang tersirat walau kau slalu coba tuk tutupi... Bukan ku tak mau mengerti tapi ku hanya berusaha meyakini... Biarkan aku menapaki jalan yang belum bertepi, bila saatnya nanti tiba pasti kan bertemu pada titik akhir...

Saat ini Allah telah mendengar secuil bisik pintamu, tak pantas bila ada sebersit keluh dalam nyata KasihNya...
Harusnya ada banyak bongkahan rasa syukur untuk setiap butiran limpahan KuasaNya...
*Lirih diri untuk hati dan pikirku

Saat ini aku banyak terdiam,,, Diam ini mungkin terasa menyakitkan...
Akankah ada yang bertahan atau semua menyerah untuk diamku???

Bukan sekedar menyatukan huruf,,,
Bukan pula sekedar bercerita... Namun perlu penyatuan secara logis...

Yang sempat menghilang,,,kini telah kembli melengkapi... Tanpa disangka,tidak terduga, tiada terkira...
Mungkinkah??? Penuh tanya namun terhempas dalam sekejap...

Bukan ku mengelak namun sekedar menghindar... Menyingkir dari segala kemelut yang belum berujung... Biarkan ku tempuh jalanku sendri... Cukup sekedar untuk ku tahu tanpa harus lebih diperjelas,,itu hanya akan menambah keengganan ku...

Penuh syukur dan haru ku panjatkan sgala doa... Dalam renungan ku selami asa yang berkecamuk dalam hati... Ini lah awal dari perjalanan menuju puncak harapan... Bersama gubahan doa-doa orang terkasih, ku coba eratkan tali pengharapan menuju RidhoMu...
Peluk penuh kasih untuk yang slalu ada bersama melengkapi dalam mengubah "angka 0 menjadi kehidupan yang sempurna"...

Benih-benih harapan itu lambat laun kian menjelma dalam balutan pencapaian diri...
Tiada kesanggupan bila tanpa keikhlasan tuk memahami... Tiada keyakinan bila tanpa kesungguhan tuk menjalani...

Saat perasaan terenyuh, hati pun kembali diuji...
Niat tulus semoga tak terbiaskan...
Biarlah Allah yang Menentukan...
Bukan suatu beban, namun jadikan sebagai tantangan. Berpacu dengan waktu mewujudkan mimpi bersama... Nantikan aku tuk segera menyusul langkah mu yang telah dulu menorehkan pijakan pertama meniti tangga yang lebih tinggi...

Perjalanan jauh penuh perjuangan,terbuang hampa. Ketika kesempataen menyapa,dengan berat hati lepas begitu saja. Bukan bermaksud untuk menolak,tapi situasi tak memihak. 
 
Kesenjangan yang sesaat merapat kembali, meleburkan telisik hati yang tak beraturan.
Merengkuh selaksa jiwa berpadu, tiada tara yang mencipta rasa, tetap teguhkan syukur padaMu...

Bukan sekedar berujar kata, tapi segmen kosong cerita antara kita ikut berbicara sebagai bukti keyakinanku bahwa kau tak kan bisa trganti...

Slalu salah di matamu adalah hal yang benar bagiku...
Slalu dikhawatirkan olehmu adalah hal yang baik untukku...

Dalam teduhnya naungan doa2,,,hati tertunduk dalam luasnya KuasaMu...
Dalam gersangnya padang kerisauan,,,diri tertatih menuju oase KasihMu...

Slalu menuntutku lebih,karena menganggapku berlebih. Rasa yang berlebih, tanpa bermakna melebih-lebihkan...

Bukan beban tapi tanggung jawab, bukan tuntutan tapi pilihan.
Rengkuh sgala nikmat yang menyapa, jadikan penghantar langkahku menuju hamparan asa.
Tak perlu lagi ada ragu, bila doa diiringi restu.
Ucap yang sekilas terbersit dalam semu, semoga menjelma menjadi usaha yang terpatri dalam nyata.
Izinkan aku tuk membuktikan, aku ada karena untukmu...

Masih hilir mudik dengan status yang tak jelas,,,
Semoga segera mendapat kejelasan dari lingkungan yang baru...
Semburat jingga menawarkan pelangi... Sepenggal kelabu menggores mendung...
Mampukah aku tetap bertahan menjadi sosok yang memberikan pengrtian untuk kamu, sedangkan kamu sndri tak mau mengerti???
2 rasa yang sama terungkap tanpa terbalas,,,
1 ikatan yang terjalin tanpa terelakkan ditanggapi penuh rasa syukur...
Persembahan kecil ku tak kan bisa menandingi luar biasanya rasa mu...
Nyata rasa ku tak kan bisa menawar mahalnya pengorbananmu...
Ribuan harapan tertumpu pada ku,,, sejuta pengabdian tertuju untukmu...
Walau jauh mencapai utuh, sekeping tanggung jawab mendekat nyata...
Kata-kata yang simpel akan memiliki makna yang kompleks bila diterima oleh perasaan...